Perusda
Bank SUlsel Bar

Maraknya Peredaran Barang Haram Dalam Lapas

on 13/3/18 Oleh Andi Lasinrang Rusdin Tamma
Maraknya Peredaran Barang Haram Dalam Lapas

KabarMakassar.com --- Lapas kelas II B Takalar yang terletak di Jalan Poros Takalar-Jeneponto, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattalassang, menjadi sorotan ketika dua orang terduga pengedar narkoba di Tangkap, Sabtu (10/3/2018). 

Penangkapan kedua pelaku tersebut menjadi indikasi masih maraknya dan diduga keras peredaran narkoba di dalam lingkup lembaga pemasyarakatan kelas IIB.

Kurangnya pengawasan para penjaga tahanan di lapas sampai barang haram dari dalam lapas di bawa keluar di perjalanan bukan hanya sekali, penangkapan pelaku pengedar narkoba di Lapas kelas II B Takalar juga pernah terjadi pada tahun 2017 yang lalu. 

Berdasarkan data dari Satres Narkoba Polres Takalar, setidaknya sekitar lima kasus penangkapan yang dilakukan sejak tahun 2017 hingga Maret 2018. 

Berikut daftarnya. 

1. Penangkapan seorang waria membawa pil PCC 

Penangkapan ini terjadi pada Sabtu (16/9/2017) lalu, pelaku merupakan seorang waria bernama Syukur alias Clara. Pelaku membawa Pil PCC kedalam lapas dengan modus menjenguk salah satu tahanan. 

Sebanyak 5 butir pil PCC ditemukan dari tangan pelaku ketika dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas Lapas Takalar. Sebelumnya, pelaku juga merupakan bekas tahanan lapas kelas II B Takalar dengan kasus obat daftar G jenis tramadol. 

2. Kasus penemuan Shabu didalam Lapas pemiliknya bernama Husain Dg Talli. 

3. ‎Penemuan alat isap shabu serta shabu ketika dilakukan penggeledahan, pemiliknya bernama Rustam Alias Ulla. 

Penemuan narkoba didalam kamar Napi terjadi pada Selasa (3/10/2017) lalu. Pelaku yang diamankan bernama Husain Dg Talli dan Rustam alias Ulla. Keduanya diduga bekerja sama didalam Lapas mengedarkan narkoba jenis shabu. Total shabu yang ditemukan dari keduanya sebanyak dua sachet dengan berat 1,23 gram. 

Keduanya merupakan narapidana kasus yang sama yakni narkoba jenis shabu. Salah satunya Husain Dg Talli ketika penggeledahan menjalani sidang vonis tuntutan hukuman dipengadilan. 

Selain menjadi pengedar, keduanya disinyalir merupakan bandar narkoba didalam Lapas kelas II B Takalar. 

4. Penangkapan IRT pengedar narkoba diparkiran Lapas kelas II B Takalar. 

Pelaku yang ditangkap seorang ibu rumah tangga bernama Ati. Dari tangan pelaku ditemukan satu sachet narkoba jenis shabu. Pelaku mengaku barang haram tersebut diperoleh dari salah seorang tahanan bernama Anto. 

Transaksi peredaran narkoba dilakukan dengan modus membesuk tahanan yang merupakan selingkuhan pelaku pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 13.15 Wita. 

5. Penangkapan kurir narkoba yang diselipkan didalam nasi goreng.dan diselipkan dalam saku celana.

Penangkapan Satrio alias Rio berselang beberapa jam setelah Ati ditangkap, tepatnya pada selasa (10/3/2018) sekitar pukul 20.00 Wita. 

Satrio ditangkap karena ketahuan membawa shabu dengan cara menyelipkannya kedalam bungkus nasi goreng untuk diberikan kepada salah seorang narapidana bernama Dg Nompo. 

Saat ini lapas Takalar masih tidak dapat dikonfirmasi lantaran kalapas Takalar menghindari awak media.