Perusda
Bank SUlsel Bar

Komunitas Ini Santuni Penderita Hidrcepalus Di Makassar.

on 11/3/18 Oleh Suharlim Syamsuddin
Komunitas Ini Santuni Penderita Hidrcepalus Di Makassar.
Amirah Djohan, salah satu anggota Rumah Intelektual Muda saat mengunjungi Riyanti.

Kabarmakassar.com --- Rumah Intelektual Muda mengunjungi Riyanti (16), gadis yang menderita penyakit Hidrcepalus, di Jalan Abdullah Dg. Sirua, lorong 11 Makassar, Minggu 11 Maret 2018.

Penyakit Hidrcepalus merupakan kondisi penumpukan cairan di dalam otak yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak.

Sebelumnya, Ia sempat di operasi di Rumah Sakit Wahidin saat berusia 1 tahun. Namun setelah di operasi Riyanti terkena demam tinggi sampai sekarang.

Setelah viral terkait kondisi tersebut, keluarga besar Rumah Intelektual Muda akhirnya tergugah untuk mengunjungi adik Riyanti tersebut.

Rumah Intelektual Muda sesuai misi lembaganya selain konsentrasi kepemudaan dan Pendidikan serta disisi lain juga Concern On Sosial.

Menurut Amirah Djohan, salah satu anggota RIM mewakili anggota yang berkunjung mengungkapkan, bahwa adik Rianti ini butuh perawatan khusus dari rumah sakit.

“Saya melihat kalau adik Riyanti ini butuh perawatan khusus karena penyakitnya maenstrem dan harus diatasi dengan secara cepat dan tepat, makan dan minumnya lancar dan hanya saja Buang air besarnya tidak lancar," jelas Amirah.

Dengan demikian, melihat kondisi gadis bernasib malang ini, mahasiswi S3 Bidang Pertanian Universitas Hasanuddin tersebut berharap ada keajaiban untuk penyakitnya sehingga lekas membaik.

"Adik ini bisa merespon dan mendengar, itu lumayan bagus sebagai penderita hydrocepaulus. Semoga ada keajaiban untuknya agar bisa membaik dari sakit diderita," ungkapnya.

Sementara, Ketua Dewan Pengurus Pusat Rumah Intektual Muda Ukhy' Sukirman menambahkan, sebagai generasi muda harus turut andil menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat,

Menurutnya, ada banyak hal yang dapat dilakukan selain mengadvokasinya ke pemerintah sebagai penanggung jawab struktural.

"Kita bisa mengajak orang-orang dermawan menyisihkan hartanya untuk membantu yang memerlukan bantuan, asal jangan kita mendiamkan," tutur Mahasiswa Univesitas Muslim sekaligus Pemuda Alumni LMD Nasional ITB tersebut.

Sekedar informasi, komunitas tersebut baru-baru ini juga terlibat membantu masyarakat di Fly Over Makassar dengan berbagi nasi sebagai wujud kepedulian sosial generasi muda.