Perusda
Bank SUlsel Bar

Ini Janji Paslon Mukmin-BISA Untuk Petani

on 15/2/18 Oleh A. Nurul Gaffar
Ini Janji Paslon Mukmin-BISA Untuk Petani
Calon Bupati dan Wakil Bupati Mulyadi Mustamu dan Kasmin Makkamula saat berorasi politik di hadapan pendukungnya. (*)

KabarMakassar.com --- Setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jeneponto menetapkan masa kampanye, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu dan Kasmin Makkamula dengan tagline Mukmin-BISA langsung tancap gas.

Pasangan Mulyadi-Kasmin yang memakai kemeja putih serentak melakukan kampanye perdananya di zona empat Jeneponto meliputi Kecamatan Batang, Arungkeke dan Kecamatan Tarowang, Kamis (15/2/2018).

Pada kampanye perdana dialogis tersebut, Mulyadi-Kasmin menemui tokoh masyarakat di Desa Bungen, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.

Di sana, Mulyadi-Kasmin melakukan orasi politiknya di tengah derasnya hujan yang mengguyur Jeneponto.

“Saya yakin bahwa masyarakat Jeneponto orang cerdas semua dan tidak ingin salah pilih. Insya Allah, empat bulan lagi pencoblosan, biarkan kita mandi air hujan hari ini dari pada mandi air mata nantinya,” kata Kasmin, dalam orasi poltiknya.

Pada kesempatan itu juga, Kasmin yang merupakan mantan Ketua DPRD Jeneponto ini meminta masyarakat di Butta Turatea untuk menyampaikan semua keluhan dan unek-uneknya. Pasalnya, jika terpilih ia dan Mulyadi Mustamu akan merealisasikan keluhan tersebut.

Sementara itu, Mulyadi Mustamu sedikit menyampaikan programnya bersama pasangannya. Salah satu dari sembilan poin programnya adalah ketersediaan air.

“Hal yang pertama yang saya lakukan jika terpilih bagaimana kita bisa menghadirkan air, karena masyarakat kita di Jeneponto 90 persen adalah petani,”katanya.

Mulyadi juga menjanjikan petani dengan bibit gratis,”Kalau sekarang bibit di bagi dikantor, nanti tidak lagi. Bibit kita bagi langsung ke petani karena tidak semua petani tahu kantor,” ujar Mulyadi yang juga Wakil Bupati Jeneponto ini.

“Jadi tanggal 27, jangan tusuk 2 kali, jangan tusuk tiga kali, apalagi 4 pasti batalki, satu kali maki kita tusuk,” tambah Mulyadi sembari meminta masyarakat Desa Bungen untuk mencoblosnya. (*)