7 Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Dipindahkan Ke Polres Gowa

Laporan: Saleh Sibali

7 Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Dipindahkan Ke Polres Gowa

Kabarmakassar.com -- Tujuh (7) tersangka pembunuhan terhadap Khaidar, mahasiswa UIT Makassar (23 tahun), dipindahkan ke Mako Polres Gowa. Para tersangka tersebut diduga menganiaya Khaidar yang diteriaki maling oleh warga.

Mahasiswa yang merupakan warga asal Selayar tersebut pun diamuk warga sekitar, tak hanya itu motor Khaidar pun dibakar. Aksi main hakim sendiri pun tak terhindarkan sehingga korban khaidar pun meninggal dan polisi menetapkan 7 tersangka dalam kasus aksi main hakim sendiri.

Ketujuh pelaku penganiayaan ini di pindahkan dari Polsek Bajeng menuju ke Mako Polres Gowa untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Proses pemindahan pelaku tersebut diwarnai isak tangis keluarga. Bahkan keluarag tersangka meminta polisi untuk membebaskan ketujuh pelaku penganiayaan terhadap korbannya yang sudah meninggal.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan jika ada 7 warga yang terlibat dalam aksi main hakim sendiri. Termasuk diantaranya Marbot Masjid yang melakukan penganiayaan.

Sebelumnya korban Khaidar diduga melakukan aksi pencurian di Masjid Nurul Yasin Kampung Jatia Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng, Gowa, pada Senin (10/12/2018) lalu, pukul 02:00 dini hari.

AKBP Shinto Silitonga menegaskan bahwa aksi main hakim tidak dibenarkan lantaran melawan hukum, motif pembunuhan korban berada di masjid pada dinihari sehingga dihakimi warga masih dalam penyidikan.

"Aksi main hakim sendiri ini tidak dibenarkan, dimana ketujuh pelaku ini melakukan penganiayaan beramai-ramai. Ini adalah tanda bahwa masyarakat masih minimnya pengetahuan tentang hukum atau sebaliknya tidak mempercayai akan sistem hukum proses hukum di Indonesia"ujar AKBP Shinto Silitonga.
 

Penulis :

Editor :