Perusda
Bank SUlsel Bar

Tim Penggerak PKK Takalar Bantah Tak Aktif

Laporan Saleh Sibali

4 weeks, 1 day ago Oleh Redaksi
Tim Penggerak PKK Takalar Bantah Tak Aktif
Bupati Takalar, Syamsari Kitta hadiri peringatan HUT ke-46 Hari Kesatuan Gerak (HKG). [Foto: Saleh Sibali / KabarMakassar.com]

KabarMakassar.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar membantah jika organisasi istri pejabat itu tidak aktif selama ini

"Kami ingin menepis tudingan, PKK Takalar tertidur. Sejak kemarin  kami sudah bazar. Puncaknya hari ini, yang dilaksakan dengan lomba devile, senam tobelo, lomba mars, lomba kreasi tenda jambore," kata Ketua Panitia Peringatan HKG ke-46 Shanty Debby saat ditemui Reporter KabarMakassar.com di Takalar, Minggu, 21 Oktober 2018.

Dia menjelaskan, peringatan HKG tahun ini sudah berlangsung sejak dua bulan lalu, tepatnya bulan September yang diwarnai dengan kegiatan bazar, lomba verifikasi dengan menurunkan tim arjuna dan tim srikandi dengan langsung berkunjung ke rumah-rumah warga.

"Sekedar informasi juga bahwa besok Ibu Gubernur akan hadir dalam pencanangan makan ikan, usai bursa inovasi desa," katanya. 

Hari Kesatuan Gerak memperingati hari jadinya ke-46, di Lapangan Sahareng, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, hari ini.

Pelaksanaan kegiatan ini digelar pada puncak acara yang digelar Jambore PKK dan sejumlah lomba lainnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Takalar, Irma Andriani mengatakan, makna tema peringatan HKG ke-46 ini sebagai pengingat bahwa setiap keluarga harus menjadi benteng untuk melindungi dan menciptakan kedamaian. 

"Setiap keluarga dapat menjadi benteng pertama dan utama dalam pertahanan keluarga, Saya ingin mendorong kita semua, agar senantiasa memberikan contoh nyata dalam memberikan  edukasi kepada keluarga.

Tak lupa pula, lanjutnya pengurus PKK Takalar mengambil peranan para tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi.

"Saya juga menegaskan agar TP PKK tidak perlu berpolitik praktis,  mengingat berbagai kemungkinan efek dari pesta demokrasi menghadapi Pileg dan Pilpres tahun mendatang," kata Dosen FMIPA Unhas ini. 

Pesan serupa disampaikan Bupati Takalar Syamsari Kitta yang juga hadir dalam peringatan HKG di Lapangan Sahareng, Ia menghimbau agar para penggerak PKK menjadi pilar untuk mengedukasi keluarga. 

"Kalau TP PKK sukses mengedukasi keluarga, maka Indonesia yang damai dapat tercapai. Tetapi jika TP PKK gagal, maka akan tertatih. Kita disini bukan hanya seremonial semata, tetapi kita harus melanjutkan ini semua agar menjadi  tolak ukur keberhasilan kita untuk menjadikan Indonesia damai," ujarnya. 

Peringatan HKG ini akan berlangsung selama dua hari mulai hari ini Minggu-Senin yang dirangkaikan dengan Bursa Inovasi Desa 2018.(*)