Perusda
Bank SUlsel Bar

Ceramah di Toraja, Ustad Maulana Galang Dana Bencana Lombok

on 18/9/18 Oleh Fritz Wongkar
Ceramah di Toraja, Ustad Maulana Galang Dana Bencana Lombok
Ustad Nur Maulana bersama Bupati Tana Toraja, Kapolres Tana Toraja dan juga Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Makale bersinergi dengan Baznas Kabupaten Tana Toraja yg diketuai Teguh Catur Prianto .

KabarMakassar.com -- Kehadiran ustad Nur Maulana di Tana Toraja menarik perhatian para jamaah dan majelis taklim di alun-alun Panggung Seni Makale, Tana Toraja. Senin 17 September 2018 kemarin. Makale jadi lautan manusia saat kehadiran ustad kondang tersebut. Tidak hanya sekedar ceramah, ustad yang tenar dengan gaya dan ucapaan "jamaah oh jamaah" ini juga menggalang dana untuk korban bencana gempa di Lombok. Alhasil penggalangan dana terkumpul hingga ratusan juta rupiah dalam sehari.

Ustad kondang Muhammad Nur Maulana adalah magnetnya. Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Makale bersinergi dengan Baznas Kabupaten Tana Toraja yg diketuai Teguh Catur Prianto berhasil mendatangan ustadz Maulana sekaitan dengan pelaksanaan tabligh akbar dalam rangka memeriahkan tahun baru 1 Muharram 1440 Hijriyah.

Jajaran pejabat Forkopimda Kab.Tana Toraja yang dikomandani Bupati Nicodemus Biringkanae duduk bersilah di barisan paling depan bersama Sekda Tana Toraja, Kakan Kemenag Tana Toraja, Ketua MUI dan Ketua PC Nahdatul Ulama serta tokoh muslim lainnya. 

Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja H.Muhammad yang didaulat menyampaikan sambutan usai pembacaan ayaat suci Al Qura'n menuturka bahwa walau acara tabligh akbar ini diprakarsai oleh PHBI tingkat kecamatan, namun gaungnya setara dengan kegiatan tingkat kabupaten.

Muhammad juga mengapresiasi kepedulian Pemkab Tana Toraja dibawah kendali pemerintahan Nicodemus Biringkanae yang dinilainya sangat mensupport setiap kegiatan keagamaan di Tana Toraja. "Pak Bupati sangat antusias untuk setiap even keagamaan, seperti rencana pelaksanaan STQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2019 mendatang, dimana Bapak Bupati jauh hari sebelumnya menyatakan bersedia menjadikan Tana Toraja sebagai Tuan Rumah", kata Muhammad.

Bupati Tana Toraja yang acap kali tampil dalam balutan busana khas Tana Toraja dalam arahannya usai H.Muhammad menyampaikai sambutannya, mengatakan bahwa tanpa rahmat Ilaihi segala sesuatunya tidak bisa terlaksana dengan baik.

"Rahmat Ilahi harus didorong dalam sentuhan peduli sesama, dan dengan getaran sukma ilahi kita tunjukkan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Terimakasih kepada umat muslim Tana Toraja untuk kepeduliannya terhadap rakyat Lombok. Kalian tidak sendiri. Pemkab dan masyarkat Tana Toraja pada umumnya juga peduli"kata Nicodemus Biringkanae.

Nicodemus menambahkan jika sebanyak Rp200 juta rupiah sebagai bantuan dari Pemkab Tana Toraja. Nicodemus merinci jika dana 100 juta rupiah itu untuk membangun salah satu masjid di Lombok, dan yang 100 juta untuk bantuan dalam bentuk sandang dan pangan.

Diakhir arahannya, Nicodemus meminta kepada anak yatim piatu untuk naik ke atas panggung, kemudian menjanjikan akan memberikan tabanas sebesar 2 juta rupiah perkepala. Ia juga menyampaikan akan membantu pembangunan salah satu masjid di Tana Toraja pada tahun 2019 mendatang senilai 100 juta rupiah.

Bukan hanya Pemkab Tana Toraja yang menyatakan memberikan bantuan. Kepolisian Resor Tana Toraja melalui Kapolres Julianto P.Sirait menyatakan akan memberikan bantuan senilai 10 juta rupiah, disamping donasi yang terkumpul dari jamaah yang hadir pada acara tabligh akbar ini sebesar Rp.41.728.000, dan dari BKPRMI Tana Toraja sebesar 1 juta rupiah, sehingga total sumbangan yang terkumpul adalah Rp.252.728.000 atau 1/4 milyar lebih.