Perusda
Bank SUlsel Bar

Restoran dan Kafe Milik Bos Travel Abu Tours Disita

on 15/8/18 Oleh Fritz Wongkar
Restoran dan Kafe Milik Bos Travel Abu Tours Disita
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat memberikan keterangan pers terkait kasus travel Umroh Abu Tours. [KabarMakassar.com]

KabarMakassar.com  -- Polda Sulsel melalui Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Wirdhanto Hadi Caksono menerangkan jika sebanyak 14 unit bisnis yang dimiliki bos Travel Abu Tours, Abu Hamzah bakal disita termasuk restoran dan kafe yang dibuka di kota Makassar. 

Bos Travel Abu Tours, Hamzah Mamba alias Abu Hamzah ternyata masih memiliki 14 unit bisnis diantaranya terdapat restoran dan kafe besar yang ada di Kota
Makassar.

Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Wirdhanto Hadi Caksono menjelaskan jika sebanyak 14 unit bisnis yang dimiliki Abu Hamzah terdapat diantaranya restoran dan kafe yang dibuka di kota Makassar.  

"Kita tutup dan sita semua unit bisnis milik bos travel Abu Tours tersebut"ujar Kompol Wirdahanto Hadi Caksono.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani juga menjelaskan jika bos Abu Tour tersebut masih memiliki uang yang didalam rekening bank dari hasil pencucian uang yang bersumber dari setoran jamaah umroh yang gagal diberangkatkan.

Kombes Pol Dicky menerangkan, jika masih ada uang milik Abu Hamzah tersebut senilai Rp1 Milliar dari hasil penyelidikan Polda Sulsel, dan kuat dugaan dana dalam rekening itu merupakan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Menurutnya jika sumber uang tersebut dari setoran jamaah umrah yang gagal berangkat. Dana itu sebelumnya disimpan di rekening penampungan Abu Tours. 

"Uang milik Abu Hamzah itu hasil TPPU, dapat informasi nilainya lebih kurang Rp 1 miliar,"tambah Kabid Humas Polda.

Sebelumnya Polda Sulsel telah menyita aset Abu Tours senilai Rp 210 miliar, diantaranya 33 tanah dan bangunan, 36 unit mobil, 5 sepeda motor, 41 alat elektronik, sembilan unit usaha lain, uang tunai Rp 266,3
juta, dan cek pengembalian rumah mewah di kompleks Citraland senilai Rp 1,6 miliar.

Sementara itu Kombes Pol Dicky Sondani menambahkan bahwa hasil penyelidikan sedikit terhambat dikarenakan tersangka Abu Hamzah saat diperiksa lebih banyak diam dan tidak tahu. Hal tersebut membuat kami agak
kesulitan mendapatkan informasi yang jelas dari keterangan bos Abu Tours tersebut.

"Pelan-pelan kita lakukan penyitaan dari harta milik bos travel Abu Tours tersebut dan kemungkinan dana tersebut sudah dialihkan ke beberapa rekening milik orang lainnya dan menitipkannya. dan itu kita kejar lagi"tutupnya.