Ada Apa Jurnalis Dilarang Liputan Rekap Suara?

 Ada Apa Jurnalis Dilarang Liputan Rekap Suara?

KabarMakassar.com -- Pelarangan peliputan terhadap jurnalis di Kota Makassar pada Rapat pleno penghitungan suara hasil Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 kembali menambah drama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 pada Jumat, 29 Juni 2018.

Pasalnya, selain beredarnya perbedaan keberagaman hasil hitung cepat Pilwalkot yang memenangkan kedua pihak, kasus pelarangan jurnalis untuk meliput proses demokrasi berupa rapat pleno penghitungan suara tersebut menuai tanda tanya besar.

"Tadi sempat saya ke Kantor Camat Rappocini, tapi dilarang masuk. Katanya perintah dari Kapolsek," jelas Rany, jurnalis  Kompas di Kota Makassar yang menjadi korban pelarangan.

Tindakan yang menuai banyak protes dari rekan-rekan jurnalis yang berusaha memberikan informasi kepada masyarakat Kota Makassar ini dilandaskan dari aturan PKPU Nomor 9 Tahun 2018.

Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Waki Kota dan Wakil Wali Kota secara jelas menyebutkan secara jelas proses rekapitulasi bersifat terbuka bagi masyarakat yang dijelaskan secara eksplisit di Bab 3 Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Kecamatan Pasal 8 yang menyebutkan Rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dapat dihadiri oleh Pemantau Pemilihan Dalam Negeri, Pemantau Pemilihan Asing, masyarakat dan instansi terkait.

Hingga berita ini dimuat, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar belum dapat dihubungi.

"Apanya yang mesti ditutup-ditutup. Kan sekarang era transparansi, jurnalis boleh meliput. Sepanjang para jurnalis tidak mengganggu jalannya rekap, silahkan saja lakukan liputan," jelas Uslimin, Komisioner KPU Sulsel Divisi Humas, Data Informasi dan Hubungan Antar Lembaga pada Redaksi KabarMakassar.com.

Informasi yang dihimpun Redaksi KabarMakassar.com selain Kota Makassar, pelarangan peliputan juga terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penulis :

Editor :