Perusda
Bank SUlsel Bar

Begini Suasana Masjid Cheng Hoo Gowa saat Ramadan

on 11/6/18 Oleh Nur Fadhila Sofyan
Begini Suasana Masjid Cheng Hoo Gowa saat Ramadan
Suasana Masjid Muhammad Cheng Hoo Kabupaten Gowa jelang berbuka (Foto:KabarMakassar.com)

KabarMakassar.com--Masjid Muhammad Cheng Hoo, yang merupakan masjid dengan nuansa bangunan mengadopsi arsitektur China, menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melaksanakan ibadah shalat lima waktu, di bulan ramadan penduduk, tepatnya di Jalan Tun Abdul Razak, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

Meski terletak di daerah yang masih jarang pemukiman penduduk. Jamaah masjid ini terutama salat magrib, duhur, dan ashar cukup ramai dengan jamaah yang singgah menunaikan salat lima waktu.

Sebagian jamaah sambil menunggu masuknya waktu salat, mereka mengaji dan membaca buku yang telah disediakan oleh pengurus Masjid Cheng Hoo, dan para jamaah tersebut betah dalam masjid karena fasilitasnya lengkap.

Mendengar namanya Cheng Hoo saja, kita pasti familiar dengan etnis Tionghoa apalagi melihat bangunannya nuansa nan arsitektur khas China.

Sekretaris Yayasan Masjid, Aziz ilyas saat ditemui di masjid tersebut menjelaskan bahwa nama masjid dipilih untuk mengabdikan nama salah seorang laksamana memimpin armada laut Tiongkok, yaitu Laksamana Cheng Hoo.

"Laksamana Muhammad Cheng Hoo yang merupakan penganut agama Islam berasal dari kerajaan Dinasti Ming, ia juga merupakan salah seorang pembawa misi syiar Islam di Nusantara, "ujarnya, saat diwawancarai KabarMakassar.com, Minggu 10 Juni 2018.

Dikatakannya Ilyas, pembangunan masjid Muhammad Cheng Hoo dibangun akhir 2011 lalu dan mulai digunakan umat muslim pada Ramadhan 2011 lalu, dengan Luas pekarangan masjid 3240 meter persegi.

"Jadi sejarah dimulai keinginan para muallaf persatuan islam tionghoa memiliki mesjid sendiri untuk melakukan dakwah sehingga dipilih tempat ini dan inilah jatuh disini tanggal 11 bulan 11 2011 pada jam 11, "ungkapnya.

Menurutnya, dari tanggal bulan dan tahun pembangunan mesjid tersebut, mengambil angka 11 yang diangkat menjadi angka 1 tersebut memiliki makna tersendiri.

"Kami sebagai pengurus masjid memberi pelayanan terbaik kepada jemaah, agar mereka merasa nyaman dan tenang beribadah, "tuturnya.

Sejak berdirinya masjid ini 2012 silam, buka puasa bersama digelar dimana pengurus masjid selama ramadan setiap harinya menyiapkan sekitar 250 menu berbuka puasa, "ungkapnya.