Gelar Diseminasi SPMI, UIN Gait Kerjasama Dengan Ristekdikti

Gelar Diseminasi SPMI, UIN Gait Kerjasama Dengan Ristekdikti

KabarMakassar.com -- Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mengusung tema melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Gedung Rektorat Lantai 4 UIN Alauddin Makassar, Selasa 5 Juni 2018.

Acara yang dihadiri oleh peserta yang terdiri dari SPMI Perguruan Tinggi se-Indonesia Timur itu digelar guna menjadi cerminan kualitas pendidikan Indonesia terkhusus kualitas perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur.

"SPMI cermin dari kualitas perguruan tinggi serta ini adalah sosialisasi dan diskusi terkait isu terkini dengan SPMI, yang merupakan tanggung jawab dari kampus. Sedangkan pihak Ristekdikti hanya memfasilitasi saja. Sesudah kegiatan ini diharapkan bisa mendiseminasi SPMI di kampus ini sehingga akan tercipta budaya pengembangan mutu kampus," ucap Kepala Sub Bagian Dr Saharuddin Abdullah .

UIN Alauddin sendiri dianggap sebagai salah satu Universitas ternama di Kota Makassar yang sedang taham perbaikan budaya mutu.

"UIN Alauddin masih dalam perbaikan budaya mutu. Kami sedang meningkatkan akreditasi B menjadi A dan saat ini ada 43 prodi B, 6 A, dan 6 C, "ungkap Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Alauddin Prof Dr Mardan MAg.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi pencerahan bagi perguruan tinggi di Indonesia timur termasuk UIN Makassar.

"Semoga SPMI kita semakin baik dengan adanya pencerahan dari Ristekdikti," tambahnya.

Perlu diketahui, UIN Alauddin Makassar tengah berupaya meraih akreditasi institusi dengan nilai A pada 2019 mendatang dengan membentuk satgas khusus untuk mempercepat akreditasi prodi-prodi di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Target akreditasi institusi tersebut diharapkan dapat menaikkan peringkat UIN Alauddin Makassar yang saat ini masih berada di bawah peringkat 100 perguruan tinggi di Indonesia.

[Nur Fadhilah Sophyan]

Penulis :

Editor :