Cegah Risiko Kerja, PDAM Adakan In House Training K3

Cegah Risiko Kerja, PDAM Adakan In House Training K3

KabarMakassar.com -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar kembali melaksanakan In House Training Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Dasar bagi Karyawannya.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri Direktur Umum PDAM Kota Makassar H. Asdar Ali sekaligus membuka secara resmi Pelatihan tersebut, Direktur Tehnik, Hj. Kartia Bado dan beberapa Pejabat Struktural PDAM Makassar di Hotel Arthama Jalan H. Bau No.05, Losari, Ujung Pandang, Kota Makassar pada Rabu, 30 Mei 2018.

Dalam sambutannya, Direktur PDAM Makassar, H. Asdar mengingatkan pentingnya pelaksanaan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja mengingat risiko kerja berat yang dapat mengancam para pekerja teknis ataupun karyawan kantor PDAM yang mungkin datang kapan saja.

"Walaupun semua musibah Tuhan yang atur dan semua Kehendak-Nya, tapi bukan berarti kita lalai dalam mengantisipasi terjadinya resiko kerja. Musibah sama halnya dengan Rejeki tidak datang sendiri tapi harus dijemput," ungkap Asdar dalam sambutannya. 

Lanjut, Asdar menjelaskan walaupun perlengkapan K3 sudah dipersiapkan dan digunakan sesuai prosedur, namun pemahaman penggunaan perlengkapan K3 penting dilatihannkan mengingat kecelakaan kerja sangat rentan mengancam pekerja PDAM Kota Makasar terkhusus saat berada di lapangan.

"Salah satu contoh kegiatan kita waktu kebocoran di Pampang, itu pekerjaannya sangat berat dan kita bersyukur sampai selesai kegiatan tidak ada masalah pada anggota kita. Walaupun memang kelihatannya kelengkapan K3 yang digunakan belum memadai, hal ini harus dibiasakan untuk digunakan," jelasnya.

Asdar menambahkan pemahaman K3 juga tidak hanya untuk petugas lapangan PDAM namun juga karyawan terkhusus bagian produksi yang setia harinya terpapar akan zat kimia.

"Termasuk juga rekan kita dibagian Produksi yang setiap saat bersentuhan dengan Zat Kimia, ini perlu diperhatikan juga persoalan kelengkapan dan manfaat menggunakan K3," tambahnya.

Sementara, Plt Kepala Balai Besar Pengambangan K3 Kota Makassar, Dr.Muhammad Jabir, M.Kes mengatakan Kesehatan dan Keselamatan dalam bekerja harus menjadi prioritas utama dengan tujuan utama memberikan pemahaman terhadap bagaimana cara mengendalikan potensi bahaya ditempat kerja kita supaya dapat selamat dan produktivitas dapat tetap terjaga.

Perlu diketahui, untuk penerapan Sistem K3 akan memakai sistem Manajemen, dengan didasari organisasi K3 yang disebut P2K3 atau Panitia pembina K3 yang akan dibentuk dan terdapat training khusus anggota dari semua unit kerja. Adapun susunan P2K3 terdiri dari Ketua dari Unsur Manajemen dan Sekertarisnya dari Ahli K3. Nanti setelah terbentuk baru didaftarkan ke Disnaker Provinsi untuk diresmikan dan dikukuhkan sebagai Organisasi K3.

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana Pelatihan, Ayyub Absro menambahkan In House Training ini sendiri akan berlangsung selama 2 hari yakni tanggal 30-31 Mei 2018 yang diikuti 35 peserta terdiri dari staf yang berhubungan dengan Bidang Tehnik dan Produksi. 

"Kegiatan ini yang kedua kali di selenggarakan, pertama tahun lalu dengan jumlah peserta 50 orang, kita harapkan semoga bisa berkelanjutan," tutupnya.

[Ardhy]

Penulis :

Editor :