Danny Pomanto di AMF. Foto: Baba Duppa
Danny Pomanto di AMF. Foto: Baba Duppa

Melacak Prestasi Prestisius Danny Pomanto

Kabar Makassar — “Dua Kali Tambah Baik” itulah slogan andalan Wali Kota Makassar ke-27, Moh. Ramdhan Pomanto atau akrab dipanggil Danny Pomanto.

Baca Juga: Guru Besar UIN Blak-blakan Penyebab Gabung Gafatar

Berbagai program telah digelontorkannya dengan impian menjadikan Makassar Smart City, sejak mulai memimpin Kota Makassar 8 Mei 2014 lalu.

Diapun dinilai sebagai sosok yang telah mampu membenahi sistem layanan masyarakat berbasis teknologi informasi modern. Ini terlihat dalam sejumlah program andalannya yang berbasis IT diantaranya pengaduan dan home care.

Dibuktikan dengan adanya apresiasi dari perusahaan teknologi internet (wireless), Jasper Company di Fairmonth yang telah menobatkannya sebagai penerima anugerah IoT (Internet of Thing) Award 2015.

Baca Juga: Miris, Pemulung Tidak Tahu Bank Sampah

Melalui penerapan program smart City, Danny menjadi salah satu pelopor penggunaan teknologi informasi dalam melakukan pelayanan publik, diantaranya, pengaduan, home care dan  lainnya. Hal ini membawanya sebagai langganan pembicara penerapan TI disejumlah forum nasional maupun internasional.

Bahkan Danny berhasil membawa Kota Makassar sebagai tuan rumah yang sukses menggelar pertemuan para Wali Kota se Asia Tenggara, Asean Mayor Forum (AMF) tahun 2015 lalu.

Lebih dari itu, anak dari pasangan Buluku Pomanto dan Aisyah Abd. Razak ini juga dikenal dengan bangunan arsitektur hasil karya buah tangannya sendiri yang menjadi ikon kota dan telah diakui Indonesia maupun Internasional.

Di antara karyanya adalah Masjid Raya (Makassar), Revitalisasi Pantai Losari (Makassar), Centerpoint of Indonesia (Makassar), Masjid 99 Al Makazzary (Makassar), Wisma Negara RI (COI Makassar), Pengembangan Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran ‘PIP’ (Makassar), Coral Center Indonesia (Makassar), Private Care Hospital (Makassar), Kantor Gubernur (Sulawesi Barat), Monumen Persatuan (Sulawesi Utara), Kantor Gubernur (Gorontalo), dan Kantor DPRD I (Gorontalo).

Tidak tanggung-tanggung, ikon di luar pulau Sulawesi pun pernah dia ciptakan seperti, Rumah Pasca Bencana (Aceh), Bandarlampung Waterfront City (bandarlampung), Masterplan Ambon Waterfront City (Ambon), Pulau Owi (Papua), Masterplan Penanganan Hasil Sedimentasi Lumpur Sidoarjo (Jawa Timur),  Masterplan Teluk Pacitan, (Jawa Timur), Masterplan Madura Salt Island (Madura), dan Coral Center DPD-RI di 33 Provinsi.

Pria yang lahir di Makassar 30 Januari 52 tahun lalu ini, membina rumah tangga bersama Indira Jusuf Ismail dan dikaruniai tiga orang anak Perempuan.

Mantan dosen Arsitktur Universitas Hasanuddin (Unhas) ini memulia jenjang pendidikannya di SD Lanto Dg. Pasewangi (1975), SMP Negeri 5 Makassar (1978), dan SMA Negeri 1 Makassar (1981). Danny juga merupakan lulusan Fakultas Teknik Unhas Jurusan Arsitektur (1989).

Selain sebagai Wali Kota, Danny juga adalah Anggota Badan Koordinasi Penataan Ruang daerah (BKPRD) kota Makassar (2006), Koordinator Bidang Pengkajian dan Diklat; pengurus Badan Pengembangan dan Promosi Pariwisata ‘BP3M’ kota Makassar (2006-2009), menjadi Penasihat Perencanaan Bidang Tata Ruang sekaligus menjadi Penasehat Pemerintah kota  Makassar di tahun 2008, Sekertaris Dewan Pimpinan daerah Himpunan Pengusaha Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong Provinsi Sulawesi Selatan ‘DPD Ormas MKGR’ (2007 – 2012).

Bahkan, Danny juga pernah menjabat sebagai ketua IV Pengurus Provinsi Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) periode 2006 – 2011. masih banyak lagi organisasi yang dia jabati sejak tahun 2005.

Berikut Penghargaan yang sudah didapatkan Danny karena prestasinya:

Dari Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Untuk Desain :          1. Rupacana (Rumah Pasca Bencana) Tipe Panggung.
2. Rupacana (Rumah Pasca Bencana) Tipe Non Panggung.
3. Rupacana (Rumah Pasca Bencana) Tipe Nelayan.

Pengalaman Internasional
1. Mengikuti “Klimaforum Peoples Summit Cop 15 Copenhagen”, 2009. yang diselenggarakan oleh World Wide Views The Danish Board Of Technology Copenhagen
2. Mengikuti Pertemuan “World Cities Summit”, Singapore, 2010.
3. Mengikuti Eco² 2010 Yokohama, International Confrence On Eco² Cities And Workshop for East Asia Pilot Eco² Cities, Pasifico, Yokohama – Japan, 2010
4. Mengikuti “Dare : Leadership In Local Governance”, Arranged By World Bank Institute – Lee Kuan Yew School Of Public Policy, Singapore, 22 May – 02 June 2011.
5. Mengikuti “Training Program For Local Government Official And Community Leaders – from Makassar, Indonesia – Niu, Chicago, Usa, 19 June – 30 June 2011.
6. Mengikuti “Effective Urban Infrastructure Programming Course”     Cdia for Asia, Singapore, 11 – 20 Januari 2012
7. Mengikuti “Leaders In Urban Governance Programme” Temasek Foundation, Singapore, 26 – 30 Juni 2012
8. Mengikuti Pertemuan “World City Summit”,  Centre for Liveable Cities, Singapore, 01 – 04 Juli 2012
9. Mengikuti Pertemuan “Ireland’s Transport Showcase 2012”, Enterprise Ireland, Dublin – Kilkenny, 02 – 05 Oktober 2012
10. Mengikuti Pertemuan “World City Summit”, Bilbao, Spain,  13 – 15 Juni 2013
11. Mengikuti Pertemuan “Asia Smart City Confrence”,     City of Yokohama, Yokohama-Japan, 30 – 31 Oktober 2013
12. Mengikuti “Joint Lky School – Oxfam Regional Confrence” Building Resilience And Effective Governance of Emerging Cities in Asean Lky School – Oxfam – Add, Singapore, 31 March – 01 April 2014
13. Mengikuti “Cities & Big Data Summit” Futuregov Asia , Singapore, 16 – 17 April 2014
14. Mengikuti Pertemuan “World City Summit”, Singapore,  01 – 04 Juni 2014
15. Mengikuti  “24th Earoph (Eastern Regional Organisation for Planning and Human Settlements) World Congress”, Earoph, Jakarta,  10 – 13 August 2014
16. Mengikuti  “Future Cities Asia”, Hong Kong, 13 – 15 Okt 2014
17. Pembicara Pada  “Analyst Summit”, Singapore, 09 – 11 Maret 2015
18. Mengikuti  “Canada Exposure Visit” Sips – Kpk, Canada, 13 – 22 April 2015
19. Pembicara Pada  “Transformasi Cities”, Transformasi, Jakarta, 08 Juni 2015
20. Pembicara Pada  “New Cities Summit 2015” New Cities Foundation, Jakarta, 09 – 11 Juni 2015
21. Pembicara Pada  “Confrence International Of Foreign Policy 2015” Foreign Policy Community Of Indonesia, Jakarta, 12 – 13 Juni 2015

Penghargaan Profesional 
1. IAI Award Dari Iai Sulawesi Selatan Untuk Karya “Arena Taman Mtq Kendari”, 2006
2. IAI Award Dari Iai Sulawesi Selatan Untuk Karya “Kantor Gubernur Prov. Gorontalo”, 2006
3. IAI Award Dari Iai Sulawesi Selatan Untuk Karya “Rumah Pasca Bencana”
4. Sertifikat Laboratorium Biosafety Level 3 (Bsl 3) dari Swiss untuk Hasil Perencanaan & Pelaksanaan Laboratorium Nehcry di Makassar

Penghargaan Sayembara
1. Sayembara Desain Kampus Universitas Negeri Makassar, 2008
2. Pasir Padi, Bangka Belitung Waterfront Design Competition, 2006
3. Juara II & Juara V, Sayembara Penataan Lapangan Karebosi Makassar, 2006
4. Post Tsunami Disaster Housing Complex Competition, 2005
5. Juara I, Sayembara Desain Kota Baru Gorontalo, 2003
6. Juara I, Sayembara Desain Gedung Dprd Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 2002
7. Juara II, Sayembara Desain Revitalisasi Pantai Losari Kota Makassar, 2001
8. Juara III, Sayembara Desain Sudiang Sport Center Makassar, 2001

Penulis: Marwah
Editor: Hexa

Komentar

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*